x

Berita Dhammacakka & Dhammadesana Mp3

Puja Bakti Umum Minggu pk. 9.09 - 11.00 wib

  • Minggu, 25 Februari 2018
    UPAYA MENGATASI KORUPSI MELALUI ARIYāṭṭHAṅGIKA MAGGA -
    Era Globalisasi merupakan masa perkembangan atau masa perubahan dari generasi ke generasi. Namun seiring perkembangan global jumlah kemiskinan semakin banyak bahkan di masyarakat terdapat kata-kata yang sudah tidak asing lagi didengar yaitu “Yang kaya bertambah kaya, yang miskin bertambah miskin.” Janji yang dikobarkan laksana proklamator yang memproklamasikan kemerdekaan, tetapi janji tersebut tidak sesuai dengan kenyataan bahkan berbanding terbalik. Banyak kasus yang terjadi di tiap tahunnya, dimana masyarakat dirisihkan dengan berita para penegak hukum dan wakil-wakil rakyat yang seharusnya patut dijadikan tauladan justru bertindak tidak sesuai dengan hukum.

    Bhikkhu Gunaseno,          Baca & dengarkan Audionya

  • Minggu, 18 Februari 2018
    KEKUATAN SEMANGAT DAN TEKAD -
    Dalam Dῑgha Nikāya Sangῑti Sutta (DN 33), Sang Buddha mengelompokkan ada empat macam banjir (Pāḷi: Ogha), yaitu: (1) Banjir nafsu inderawi (Kāmogha), (2) Banjir penjelmaan (Bhavogha), (3) Banjir pandangan (Diṭṭhogha), dan (4) Banjir kebodohan (Avijjogha). Empat hal tersebut disebut banjir karena memiliki kekuatan untuk menghanyutkan makhluk-makhluk yang jatuh dalam kelengahan. Mereka yang hidupnya tidak waspada, bisa jadi suatu saat akan hanyut dan tenggelam oleh salah satu dari empat macam banjir itu.

    Bhikkhu Ratanajayo ,          Baca & dengarkan Audionya

  • Minggu, 04 Februari 2018
    SISTEMATIKA KEBAHAGIAAN PERUMAH TANGGA -
    Kehidupan di zaman modern ini telah menjadi berat dan penuh masalah. Walaupun faktanya standar hidup secara umum telah meningkat, manusia tetap sangat menderita karena beban kehidupan masa kini. Secara mental kehidupan manusia saat ini begitu tegang hingga melupakan seni bersantai, dan bahkan tidak dapat menikmati tidur nyenyak tanpa bantuan obat penenang. Dalam kondisi ini, hubungan antar pribadi menjadi begitu rapuh dan rentannya sehingga menimbulkan masalah sosial lainnya seperti anak terlantar, kenakalan remaja, bunuh diri, dll.

    Bhikkhu Cittajayo,          Baca & dengarkan Audionya

  • Minggu, 28 Januari 2018
    TAK SELAMANYA DIAM ITU EMAS -
    Pepatah mengatakan, “Diam itu emas”. Tidak sedikit orang yang lebih memilih diam karena mereka merasa bahwa diam itu baik dan akan segera menyelesaikan masalah tanpa harus ada yang tersakiti. Bagi mereka yang berprinsip diam itu emas, mungkin banyak bicara atau mengambil langkah lain hanya akan menambah perkara dalam permasalahan yang ada. Akan tetapi, apakah persoalan akan tuntas dengan cara diam? Apakah semua masalah dapat diselesaikan jika kita hanya diam? Jawabannya tentu saja tidak.

    Bhikkhu Ratanadhiro,          Baca & dengarkan Audionya

Arsip