x

Berita Dhammacakka & Dhammadesana Mp3

Puja Bakti Umum Minggu pk. 9.09 - 11.00 wib

  • Minggu, 24 April 2016
    PENGERTIAN BENAR MEMBAWA PADAMNYA KEKOTORAN BATIN -
    Dalam kehidupan sehari-hari di dalam masyarakat, sering kita jumpai sebagian orang kalau diberi penjelasan mereka langsung mengerti, ada sebagian orang butuh penjelasan lebih rinci baru mereka mengerti, ada sebagian orang lagi harus diberi penjelasan secara bertahap atau terus-menerus baru mereka mengerti, dan ada sebagian orang setelah diberi penjelasan berulangkali secara berkelanjutan masih belum mengerti juga. Orang seperti ini sulit menerima nasihat yang baik dari orang lain. Demikianlah hal ini sering terjadi dalam masyarakat.

    Bhikkhu Indamedho,          Baca & dengarkan Audionya

  • Minggu, 17 April 2016
    MENAKLUKKAN KESOMBONGAN -
    Sebagai makhluk sosial yang hidup di tengah-tengah masyarakat, kita menjalin hubungan, bergaul, bersahabat. Bisa terjadi, persahabatan kita dengan orang lain menjadi renggang, menjauh, atau bahkan putus berakhir. Salah satu penyebab yang dapat membuat hal itu terjadi adalah karena munculnya kesombongan/keangkuhan dalam diri kita atau dalam diri orang yang bergaul dengan kita.

    Bhikkhu Dhammiko Thera,          Baca & dengarkan Audionya

  • Minggu, 10 April 2016
    KEUNTUNGAN MEMPRAKTIKKAN DHAMMA -
    Perkembangan zaman sudah semakin cepat. Sepuluh tahun yang lalu, mungkin bagi sebagian orang telepon genggam, internet, dan media online adalah hal asing. Akan tetapi pada saat ini, semua adalah hal umum, bahkan ketika orang tidak mengenalnya, tidak tahu hal-hal tersebut, mereka mungkin dianggap asing. Perkembangan teknologi, internet, dan berbagai macam media pun mulai mengiringi perkembangan Dhamma Ajaran Guru Agung Buddha.

    Bhikkhu Gunapiyo,          Baca & dengarkan Audionya

  • Minggu, 03 April 2016
    MELAKUKAN KEBAJIKAN DENGAN PENUH PERHATIAN -
    Di kehidupan ini tentu setiap orang ingin merawat diri sendiri maupun ingin menaruh perhatian terhadap kebaikan kita ataupun orang lain, kepada orang tua kita, sahabat, ataupun orang-orang yang ada di sekitar kita. Karena dengan kesungguhan menaruh perhatian terhadap perbuatan baik, tentu akan menjadi penunjang dalam melakukan perbuatan baik, sehingga kita bisa mengetahui pentingnya menaruh perhatian kepada hal-hal yang baik, termasuk berbicara dan bertindak-tanduk dengan cara yang tidak baik. Terkadang di dalam hal berbuat baik saja masih banyak orang yang menunda-nunda bahkan masih ada seseorang yang tidak mau berbuat baik. Ada sebagian orang mengatakan, buat apa berbuat baik? Oleh karena itu kita harus terlebih dahulu mengetahui manfaat perbuatan baik, merawat diri sendiri, menjalankan Dhamma. Di dalam Nidhikaṇḍa Sutta. Bait 10-13 Guru Agung Buddha Gotama sudah menjelaskan manfaat dari harta karun berupa kebajikan. Berbunyi; (harta ini mengabulkan segala keinginan para dewa dan manusia. Pahala-pahala apapun yang dikehendaki oleh para dewa dan manusia, segala pahala itu diperoleh melalui harta karun kebajikan. Paras yang indah, suara yang merdu, perawakan yang menawan, rupa yang elok, kekuasaan, dan pengikut, menjadi penguasa wilayah, kedudukan tinggi, kebahagiaan sebagai kaisar yang dicintai, dan menjadi raja para dewa di alam kedewaan. Kekayaan di alam manusia, kesenangan di alam dewa, dan pencapaian Nibbāna; segala pahala ini diperoleh melalui harta karun berupa kebajikan). Setelah kita mengetahui manfaat dari kebajikan karena hal tersebut sangat penting bagi diri kita maupun orang lain, Sehingga kita bisa selalu merenungkan dan menaruh perhatian di dalam kehidupan ini, melalui tiga pintu; pikiran, ucapan, dan perbuatan jasmani. Di dalam Aṅguttara Nikāya ada empat jenis menusia yang perhatian terhadap kebaikan diri sendiri maupun orang lain;

    Bhikkhu Virasatiko,          Baca & dengarkan Audionya

Arsip