x

Berita Dhammacakka & Dhammadesana Mp3

Puja Bakti Umum Minggu pk. 9.09 - 11.00 wib

  • Minggu, 26 Juni 2016
    MENYEMBUHKAN LUKA BATIN DENGAN MEMAAFKAN -
    Manusia terdiri dari unsur jasmani dan unsur batin, unsur jasmani dapat sakit karena usia yang semakin bertambah, contohnya; tulang rapuh, penglihatan menjadi kabur, pendengaran yang semakin tuli, dll. Hal ini disebabkan oleh usia yang bertambah, selain itu jasmani juga dapat sakit, jika tidak dirawat dan dijaga dengan baik. Misalnya sewaktu bekerja tanpa membawa alat pelindung diri akibatnya ketika terjadi kecelakaan di tempat kerja jasmani dapat terluka. Selain itu dari unsur batin, kita juga dapat sakit. Contoh sakit batin adalah marah, dendam, iri, sedih berkepanjangan, depresi, stres, dan lain-lain. Itu semua yang perlu kita ketahui bahwa kita sebagai manusia dapat sakit atau terluka sewaktu-waktu. Tetapi ada yang perlu diingat, seperti yang dinasehatkan oleh Sang Buddha kepada kita bahwa: jasmani boleh sakit, tetapi pikiran jangan sampai sakit.

    Bhikkhu Atthadhīro,          Baca & dengarkan Audionya

  • Minggu, 19 Juni 2016
    PERBUATAN BAIK MEMBERI MANFAAT BAGI KEMAJUAN BATIN -
    Di dalam Mahāvagga Pathamabhāga ( M. Pa. 4/30 ) dijelaskan, ada lima pokok praktik yang berguna bagi kemajuan batin. Guru Agung Buddha sering memakai metode ini dalam mengajarkan Dhamma kepada para umat perumah tangga yang memiliki kemampuan dalam mencapai pencerahan. Tetapi sebelum men-capainya, mereka masih memerlukan bimbingan secara terus-menerus. Hingga suatu saat nanti, mereka akan mampu untuk mengerti ajaran Dhamma yang lebih tinggi yang menuju pada Empat Kebenaran Mulia.

    Bhikkhu Indamedho,          Baca & dengarkan Audionya

  • Minggu, 12 Juni 2016
    HARMONISASI DALAM HIDUP -
    Kehidupan belakangan ini sudah sangat sekali jauh dari kata ‘Harmoni’. Kejahatan dan kekerasan terjadi di mana-mana, tidak ada seseorang pun yang terhindar atau tidak menyaksikan hal tersebut. Hidup sudah jauh dari yang namanya damai, tenang, dan tentram. Upaya-upaya yang dilakukan oleh manusia dalam menciptakan kedamaian sudah banyak dilakukan. Berbagai macam gerakan sudah banyak disuarakan, namun tak ada hasil nyata yang nampak cukup jelas. Tentu faktor pembentuk hal tersebut tidak lepas dari individu kelompoknya. Moralitas atau etika yang menjadikan perilaku menyimpang banyak dilakukan. Karakter seseorang yang terbentuk secara beruntun yang harus diubah.

    Bhikkhu Gunapiyo,          Baca & dengarkan Audionya

  • Minggu, 05 Juni 2016
    JANGAN MENGANGGAP REMEH DENGAN MENYEBUT “MASIH MUDA” -
    Pada umumnya manusia saat ini melihat orang lain secara objektif atau melihat objek yang di luar diri. Apakah itu berkaitan dengan hal baik maupun buruk. Hal ini pula yang mempengaruhi pola pikir seseorang terhadap mereka yang di bawah usia. Cenderung diremehkan bahkan tidak dianggap oleh mereka yang lebih tua dalam usia. Tentu hal tersebut sangat tidak seimbang dalam kehidupan bersosial. Hal itu pula dapat menyebabkan kecemburuan sosial dalam masyarakat, dan keadaan ini apabila terus-menerus dilaksanakan turun-temurun tanpa adanya perbaikan, tentu akan menjadi masalah yang besar.

    Bhikkhu Piyaratano,          Baca & dengarkan Audionya

Arsip