x

Berita Dhammacakka & Dhammadesana Mp3

Puja Bakti Umum Minggu pk. 9.09 - 11.00 wib

  • Minggu, 20 November 2016
    SADDHAMMASENĀ (LASKAR DHAMMA) -
    Semua umat Buddha yang telah menjalankan hidupnya menjadi bhikkhu-bhikkhuni, wajib menanggalkan kehidupan duniawi dan bertempat tinggal di lingkungan tempat ibadah (vihāra) yang disebut kuti (tempat tinggal para anggota Saṅgha). Selain menjalani kehidupan sebagai Bhikkhu-bhikkhuni, juga mengabdi demi kepentingan perkembangan agama Buddha, membabarkan Dhamma ajaran Sang Buddha dengan penuh cinta kasih.

    Bhikkhu Siriratano, Thera,          Baca & dengarkan Audionya

  • Minggu, 13 November 2016
    SUDAHKAH KITA MEMILIKI EMPAT KEADAAN BATIN LUHUR? -
    Pada dasarnya setiap orang memiliki sifat atau keadaan batin luhur, agung atau mulia. Hanya saja karena batinnya tertutup dan dikotori berbagai jenis kotoran batin (kilesa) yakni keserakahan, kemarahan, kebencian, kedengkian, itikad jahat, iri hati, kebodohan batin, dan lain-lain, sehingga kebanyakan orang lebih memilih menutup mata juga telinga dan mementingkan dirinya sendiri, tidak mau melihat, mendengar dan tidak peduli dengan kesusahan dan kesengsaraan orang lain di sekitarnya. Tentu tanpa kita sadari sifat yang demikian ini akan merugikan diri sendiri juga merugikan orang lain karena sama sekali tidak membawa kemajuan, kedamaian, dan kebahagiaan bagi diri sendiri maupun orang lain.

    Bhikkhu Cattapiyo,          Baca & dengarkan Audionya

  • Minggu, 06 November 2016
    PEMBUNUH MULIA – PEMBUNUH KEMARAHAN -
    Berlatar belakang kisah seorang Brahmana dari suku Bhāradvāja. Yaitu Brahmana tertua di dalam sukunya ‘Akkosaka Bhāradvāja’, yang tidak senang bahwa isterinya Brahmana wanita Dhanañjānī memuji Buddha. Dengan maksud ingin menjatuhkan harga diri Buddha, Brahmana tersebut kemudian pergi menemui Buddha dan mengajukan beberapa pertanyaan, yang ia harapkan Buddha tidak dapat menjawabnya, atau ketika menjawab menjadi salah. Brahmana tersebut menanyakan; “Setelah membunuh apakah seseorang tidur dengan lelap? Setelah membunuh apakah seseorang tidak bersedih? Apakah satu hal, O, Gotama, yang me-rupakan pembunuhan yang engkau setujui?” (SN.I.159). Kemudian Buddha menjawab dengan jawaban seperti syair di atas.

    Bhikkhu Gunapiyo,          Baca & dengarkan Audionya

  • Minggu, 30 Oktober 2016
    DENGAN PENGENDALIAN DIRI MASALAH-MASALAH DAPAT DISELESAIKAN -
    Dalam hidup ini sering kita jumpai masalah-masalah yang sedang dihadapi. Baik masalah yang mudah diselesaikan ataupun masalah yang sulit diselesaikan. Masalah-masalah ini harus diselesaikan bukan untuk dihindari atau menyalahkan orang lain. Setiap masalah yang timbul pasti ada kondisi atau faktor pendukung lainnya. Masalah ini tidak timbul secara spontan, pasti ada faktor penyebabnya. Salah satu faktor penyebab munculnya masalah adalah materi atau jasmani serta materi lainnya yang ditemukan dalam diri sendiri maupun pada orang lain.

    Bhikkhu Indamedho,          Baca & dengarkan Audionya

Arsip

Video

Arsip

Artikel

Arsip

Majalah Dhammacakka

    • Edisi #84 Kathina 2016

      Edisi #84 Kathina 2016


      Daftar isi:
      - Dhammadesana: Sikap Berterus Terang, Bisa Berbuat Baik adalah Berkah

      - Fokus Utama: Mengkaji Sanghadana dalam Pengertian yang Benar
      - Info: Vihara Giri Santi Loka, Vihara Paling Maju di Jepara
      - Artikel: Eling lan Waspodo