x

Berita Dhammacakka & Dhammadesana Mp3

Puja Bakti Umum Minggu pk. 9.09 - 11.00 wib

  • Minggu, 26 Juli 2015
    HIDUP BAHAGIA & SEJAHTERA DALAM AJARAN BUDDHA -
    Jika seseorang ditanya: “Apakah tujuan hidup anda?” umumnya ia akan menjawab secara singkat: “ingin hidup bahagia dan sejahtera.” Demikianlah, semua orang di dunia ini umumnya menginginkan kebahagiaan dan kesejahteraan. Sebagai salah satu pedoman kehidupan manusia, ajaran agama di dunia ini juga mengajarkan jalan menuju kebahagiaan dan kesejahteraan bagi para praktisinya, tak terkecuali ajaran Buddha. Tujuan utama ajaran Buddha adalah kebahagiaan dan kesejahteraan yang melampaui duniawi (Nibbāna), namun bukan berarti Sang Buddha tidak mengajarkan jalan menuju kebahagiaandan kesejahteraan duniawi. Dhamma yang diajarkan Sang Buddha bersifat universal yang juga bertujuan pada kebahagiaan yang bisa dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu, untuk para umat awam yang masih menginginkan kebahagiaan dan kesejahteraan yang terlihat dalam kehidupan saat ini dan yang akan datang, Sang Buddha mengajarkan cara bagi kita agar dapat menjalani kehidupan yang bahagia sejahtera lahir dan batin. Ini adalah delapan hal yang perlu diperhatikan dan dijalankan dalam kehidupan kita sehari-hari sebagai umat awam:

    Bhikkhu Virasatiko,          Baca & dengarkan Audionya

  • Selasa, 21 Juli 2015
    EMPAT HAL YANG DIINGINKAN TETAPI JARANG DIPEROLEH -
    Sang Buddha membabarkan Dhamma kepada orang lain sesuai dengan kondisi batin orang tersebut. Beliau mengajarkan Dhamma secara sistematis dan bertingkat. Kondisi batin orang berbeda-beda, ada yang sudah siap untuk bebas secara tuntas dari ikatan duniawi maka Dhamma yang dibabarkan pun berbeda. Namun, secara umum Sang Buddha memahami bahwa masih banyak makhluk khususnya manusia terikat dengan hal-hal duniawi dan belum siap untuk melepaskan diri secara tuntas dari lingkaran saṁsāra. Untuk kelompok manusia yang demikian Sang Buddha memberikan Dhamma yang berkenaan dengan kehidupan awam yang lebih baik berdasarkan kecenderungan umum manusia. Uraian berikut ini adalah tentang bagaimana memperoleh kehidupan yang baik dan setelah kehidupan ini berakhir dapat terlahir di alam yang baik pula.

    Bhikkhu Atthapiyo,          Baca & dengarkan Audionya

  • Minggu, 12 Juli 2015
    SEBUAH SOLUSI UNTUK REVOLUSI -
    Ada orang yang baik, ada orang yang kurang baik. Ada orang yang pintar, ada orang yang kurang pintar. Ada orang yang mudah diajar, ada juga orang yang kurang ajar. Ada wanita cantik, ada pria tampan. Keberagaman, perbedaan, dan uniknya satu dengan yang lainnya, itulah warna dari kehidupan ini. Setiap manusia, setiap makhluk, memiliki perbedaan masing-masing sekalipun dia adalah anak kembar identik, akan tetapi dalam hal sifat atau karakter keduanya pasti memiliki sifat yang berbeda. Sifat atau kebiasaan yang membedakan satu dengan yang lainnya, menentukan tingkat keberhasilan seseorang di dalam hidupnya, baik itu dalam hal kesuksesan materi atau batin (mental).

    Bhikkhu Gunapiyo,          Baca & dengarkan Audionya

  • Minggu, 05 Juli 2015
    MANUSIA ADALAH MAKHLUK HIDUP YANG BERUNTUNG -
    Terlahir sebagai manusia merupakan sebuah keberuntungan. Namun banyak manusia yang tidak menyadari keberuntungan ini. Bahkan arti dari kata manusia atau “manussa” dalam Bahasa Pali sangat indah, manussa berasal dari dua suku kata yaitu; “mana” & “ussa”. Mana berarti pikiran, sedangkan ussa berarti tinggi. Jadi, manusia atau manussa adalah makhluk yang berpikiran tinggi. Ada dua potensi yang bisa dikembangkan jika hidup sebagai manusia. Potensi tersebut meliputi potensi duniawi yang akan menghantarkan kita pada kebahagiaan duniawi dan potensi spiritual yang akan menghantarkan kita pada kebahagiaan batin. Banyak manusia yang tidak mengetahui potensi ini, sehingga mereka melakukan pelanggaran moral dalam kehidupan sehari-hari.

    Bhikkhu Ratanaviro,          Baca & dengarkan Audionya

Arsip