Berita Dhammacakka & Dhammadesana Mp3

Puja Bakti Umum Minggu pk. 9.09 - 11.00 wib

  • Minggu, 03 Mei 2015
    IMPLEMENTASI AJARAN BUDDHA DALAM KRITERIA PENDIDIKAN -
    Perjalanan kehidupan kita saat ini tentu akan menemukan berbagai jenis orang yang ditentukan dari sikapnya saat berbicara. Terkadang orang tersebut berbicara dengan sangat pandai, terkadang juga orang tersebut berbicara dengan kebijaksanaannya. Tetapi, terkadang pula ada orang yang berbicara dengan sangat pandainya sampai akhirnya ia merasa paling pandai di dalam suatu komunitas atau kelompok tersebut. Sebenarnya, Apakah yang mempengaruhi setiap karakter seseorang mampu berbicara dengan kepandaian dan kebijaksanaan? Apakah pengalaman di dalam kehidupan sehari-harinya mampu membentuk karakter dan kepribadian setiap orang? Bagaimanakah dengan pendidikannya? Apakah mampu untuk membuat orang tersebut menjadi pandai dan bijaksana?

    Bhikkhu Gunaseno,          Baca & dengarkan Audionya

  • Minggu, 26 April 2015
    KISAH RAJA PASENADI DARI KOSALA -
    Suatu hari Raja Pasenadi dari Kosala pergi ke Vihara Jetavana setelah menyelesaikan makan pagi. Dikatakan raja memakan seperempat keranjang (kira-kira setengah gantang, 1 gantang = 10 liter) nasi dengan kari daging pada hari itu. Maka pada saat mendengarkan khotbah Sang Buddha, dia tertidur dan mengantuk sepanjang waktu. Melihat raja mengantuk, Sang Buddha menasehati dia untuk memakan sedikit nasi setiap harinya, dan mengurangi sedikit demi sedikit nasi sehingga mencapai jumlah minimum dari seperempat belas jumlah nasi yang biasa dimakan. Raja melaksanakan nasehat yang dikatakan Sang Buddha. Dengan memakan sedikit nasi dia menjadi kurus, dan merasa lebih ringan. Raja menikmati kesehatan yang baik. Ketika dia mengabarkan itu kepada Sang Buddha, Beliau berkata kepadanya, “O Raja! Kesehatan adalah keuntungan/anugerah yang paling besar. Kepuasan adalah kekayaan yang paling berharga. Kepercayaan adalah saudara yang paling baik. Nibbàna adalah kebahagiaan tertinggi.”

    Bhikkhu Dhammiko Thera,          Baca & dengarkan Audionya

  • Minggu, 19 April 2015
    PAÑÑĀ = KEBIJAKSANAAN -
    Di dalam kitab Abhidhammatthasaṅgaha disebutkan ada tiga jenis paññā (kebijaksanaan), yaitu: 1. Suta maya paññā adalah kebijaksanaan yang diperoleh dengan mendengarkan Dhamma atau membaca buku-buku Dhamma. 2. Cintā maya paññā adalah kebijaksanaan yang diperoleh dengan melakukan penyelidikan atau pemikiran. Jadi, dengan merenungkan apa yang telah dilihat atau didengar. 3. Bhāvanā maya paññā adalah kebijaksanaan yang didapat dari melaksanakan vipassana bhavana.

    Bhikkhu Khemavīro,          Baca & dengarkan Audionya

  • Minggu, 12 April 2015
    CAHAYA KEHIDUPAN -
    Dalam kehidupan masyarakat, kadang-kadang terpikir dalam benak kita. “mengapa orang melakukan hal demikian?” pertanyaan itu memang biasa saja, karena memang setiap orang tidak selalu tahu apa yang dilakukan oleh orang lain. Setiap orang selalu melaksanakan sesuatu sesuai dengan kehendaknya. Bisa juga hal demikian itu menurut kita hal yang tidak bisa kita terima, tetapi baik menurut orang yang melakukannya.

    Bhikkhu Ratanaviro,          Baca & dengarkan Audionya

Arsip