x

Bhante Santacitto Jelaskan Apa Makna Penting Berdana Bagi Umat Buddha

Agama Buddha mengajarkan para penganutnya untuk berdana atau bersedekah. Berdana adalah kebajikan awal untuk mengikis kekotoran batin, sumber penderitaan makhluk hidup, tak terkecuali manusia. Buddha menjelaskan bahwa segala penderitaan makhluk hidup bersumber dari tiga akar kekotoran batin yaitu keserakahan, kebencian, dan kebodohan. Dalam bahasa Pali dinamakan Lobha, Dosa, dan Moha. Lalu bagaimana hubungan berdana dengan bersihnya kotoran batin?

Selengkapnya

Kenapa Mindfulness Penting Untuk Pelajar?

Saat ini tingkat gangguan kesehatan mental pada anak melonjak drastis. Data dari American Psychological Association menyampaikan di kalangan remaja usia 12 dan 17, jumlah anak yang dilaporkan gejala depresi berat naik 52 persen antara tahun 2005 dan 2017 yakni dari 8,7 persen menjadi 13,2 persen. Banyak hal yang menyebabkan anak mengalami stres dan gangguan mental, diantaranya beban belajar yang tinggi.

Selengkapnya

Rahula, Teladan Bagi Para Samanera

Mereka yang baru memasuki Sangha biasa disebut sebagai seorang s?manera (untuk pria) dan s?maner? (untuk wanita). Sebutan ini merujuk pada praktisi petapaan dan bisa dikatakan berarti “pemuda/i yang melepaskan keduniawiaan”. Tradisi menjadi s?manera dan s?maner? kerap dilestarikan di negara-negara buddhis di Asia Selatan dan Tenggara.

Selengkapnya

Damai Tak Tergoyahkan

Seluruh alasan untuk mempelajari Dhamma, ajaran Sang Buddha, adalah guna menyelidiki: cara mengatasi penderitaan serta mencapai kedamaian dan kebahagiaan. — Apakah kita mau mempelajari fenomena fisik atau mental, pikiran (citta) atau faktor-faktor psikologikal-nya (cetasika), hanya manakala kita menjadikan pembebasan-dari-penderitaan sebagai tujuan-utama kitalah maka itu berarti kita ada di jalur yang benar — tak lebih, tak kurang. Penderitaan mempunyai sebab dan kondisi bagi keberadaannya.

Selengkapnya